Home / Kisah-Kisah / Nabi Muhammad SAW: Risalah Terakhir, Rahmat bagi Semesta

Nabi Muhammad SAW: Risalah Terakhir, Rahmat bagi Semesta

Dunia pernah berada dalam masa kegelapan yang pekat, masa yang kita kenal sebagai Jahiliyah. Di tengah gersangnya moral dan kemanusiaan itulah, Allah SWT menghadirkan cahaya melalui kelahiran Nabi Muhammad SAW. Beliau bukan sekadar pemimpin, melainkan “Rahmatan Lil ‘Alamin” — rahmat bagi seluruh alam semesta.

Sejak kecil, beliau dikenal sebagai Al-Amin (Orang yang Terpercaya). Namun, ujian berat dimulai ketika wahyu pertama turun di Gua Hira. “Iqra!” (Bacalah!). Sejak saat itu, beban dakwah terpikul di pundak beliau. Rasulullah tidak menyebarkan Islam dengan pedang, melainkan dengan akhlak.

Ingatkah kita pada kisah pengemis buta Yahudi di sudut pasar Madinah? Setiap hari pengemis itu mencaci maki Muhammad, namun setiap hari pula Rasulullah menyuapinya makanan dengan lembut tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Hingga ketika Rasulullah wafat, pengemis itu baru sadar bahwa tangan lembut yang menyuapinya selama ini adalah tangan orang yang paling ia benci.tincidunt at lacus quis, aliquet sagittis dui. Vestibulum lobortis leo at scelerisque dapibus. Cras sagittis, augue

Tagged:

One Comment

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Minima incidunt voluptates nemo, dolor optio quia architecto quis delectus perspiciatis. Nobis atque id hic neque possimus voluptatum voluptatibus tenetur, perspiciatis consequuntur.

Leave a Reply to Nick Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *