Dalam Islam, kedudukan orang tua sangatlah agung, bahkan Allah SWT menyandingkan perintah beribadah kepada-Nya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua (QS. Al-Isra: 23). Rasulullah SAW bahkan menyebutkan bahwa orang tua adalah “pintu surga yang paling tengah”. Jika kita menyia-nyiakannya, maka hilanglah kesempatan emas itu.
Adab kepada orang tua bukan hanya soal menafkahi materi, tetapi lebih kepada kehalusan sikap. Berikut beberapa adab utama yang sering terlupakan:
- Jangan Berkata “Ah”: Ini adalah batas minimal. Jika kata “ah” atau desahan napas tanda kesal saja dilarang, apalagi membentak atau mengucapkan kata-kata kasar.
- Rendahkan Suara: Jangan pernah suara kita lebih tinggi dari suara mereka. Berbicaralah dengan nada yang lembut dan penuh hormat, sebagaimana seorang budak berbicara pada rajanya.
- Dahulukan Mereka: Dalam urusan makan, kenyamanan, atau tempat duduk, selalu prioritaskan orang tua. Ibnu Umar RA bahkan tidak mau berjalan di depan ayahnya sebagai bentuk penghormatan.
- Mendoakan Mereka: Saat mereka masih hidup maupun sudah tiada, doa anak yang sholeh adalah investasi yang tak terputus. “Rabbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa rabbayani saghira.”
Ingatlah, ridho Allah terletak pada ridho orang tua. Memuliakan mereka adalah jalan pintas menuju keberkahan hidup dunia dan akhirat.




